Skip to main content

Posts

Penyempurnaan Anti Mengkeret (Sanforized)

Proses Penyempurnaan anti mengkeret ( Sanforize ) adalah Kain kapas  diketahui mengalami pemengkeretan setelah pencucian. Sebagian penyebab mengkeret tersebut adalah karena gaya penarikan yang dialami bahan selama proses manufakturnya, baik ke arah lebar maupun ke arah panjangnya.Hingga saat ini dikenal dua macam cara untuk mencegah mengkeret kain: 1) Bahan dibasahi lalu dikeringkan tanpa tegangan, biasanya dengan pengering 2) Pada industri pakaian jadi bahan dicuci dahulu sebelum dibuat menjadi pakaian Sehingga diharapkan tidak terjadi lagi mengkeret pada pakaian jadicara-cara tersebut di atas tidak membuat kain tahan mengkeret secara optimal, karena setelah proses tersebut kain biasanya akan terlihat kusut, dan kemudian haruas disetrika kembali agar nampak licin, yang mengakibatkan kain memanjang kembali dan akan mengkeret kembali pada pencucian berikutnya. Sering diasumsikan bahwa mengkeret kapas atau rayon disebabkan oleh relaksasi dari tegangan dan mulur pada proses manufak...
Recent posts

Proses Penyempurnaan Kalender (Callendering)

Penyempurnaan kalender dimaksudkan untuk memperoleh kain dengan permukaan rata, halus dan berkilau. Kain dilewatkan dan ditekan di antara rol – rol kalender yang dipanaskan. Hasil yang baik akan diperoleh bila serat berada dalam keadaan plastis, yaitu dalam keadaan lembab dan panas. Mesin kalender umumnya terdiri atas satu pasang rol (nip) atau lebih, dimana salah satunya harus lebih lunak dari yang lain agar dapat menampung bagian kain yang lebih tebal dari bagian lainnya. Rol ini disebut rol lunak dan terbuat dari rol logam yang dibungkus kain atau kertas padat. Jumlah rol pada mesin kalender bervariasi dari dua hingga tujuh buah yang diatur sedemikian rupa untuk mendapatkan efek penyempurnaan yang bervariasi. Kalender dua, tiga dan lima rol masing – masing terdiri dari satu rol logam dan sisanya adalah rol lunak. Sedangkan kalender tujuh rol terdiri dari dua rol logam dan lima rol lunak. Kalender yang terdiri dari tiga, lima dan tujuh rol biasanya disebut kalender universal....

Proses Penyempurnaan pengajian (Stentering)

              Penyempurnaan penganjian adalah pemberian lapisan film pada permukaan kain secara merata dengan larutan kanji yang yang tujuan untuk menambah kekuatan kain, memberi efek kekuatan dan pegangan penuh kadangpada proses ini juga di beri zat anti jamur untuk menjaga kaindari kerusakan karena adanya jamur                Proses peneyempurnaan kanji dapat dilakukan dengan pemutih optik pada larutan penyempurnaan kanji dalam satu tank. Pemutih optik yaitu larutan optik yang digunakan dengan tujuan untuk memperoleh efek kecerahan warna putih kebiruan pada kain. Proses penyempurnaan kanji dan pemutihan optik juga dilakukan simultan dengan proses pengaturan lebar kain menggunakan mesin stenter, karena mesin stenter dilangkapi dengan clip tenter untuk menyeting lebar kain dengan dibantu ruang penguapan panas yang ada pada mesin stenter.                    ...

Proses Merserisasi

Merserisasi adalah proses pengerjaan bahan dalam larutan alkali dengan konsentrasi suhu dan waktu tertentu.  Proses merserisasi ditemukan pertama kali oleh John Mercer pada tahun 1844 (patennya baru terdaftar kemudian pada tahun 1850) di tengah penelitiannya mengenai kemungkinan pemisahan berbagai macam hidrat dengan cara penyaringan fraksional perlahan. Pada saat itu Mercer   mengamati adanya perubahan – perubahan seperti tersebut di atas, kecuali kilau, pada kain kapas yang digunakannya untuk menyaring larutan natrium hidroksida. Mercer juga mendapati adanya penurunan konsentrasi larutan di akhir proses yang disebabkan oleh absorpsi preferensial alkali oleh selulosa. Efek kilau baru ditemukan sekitar lima puluh tahun kemudian (1889) oleh Horace Lowe secara tidak sengaja ketika mencoba mencegah mengkeret benang yang   dimerser dengan cara memberikan tegangan selama proses. Proses merserisasi pada umumnya dilakukan terhadap kain kapas, dengan tujuan untuk : Ø ...

Proses Pengelantangan (Bleaching)

Pengelantangan dikerjakan terhadap bahan tekstil bertujuan menghilangkan warna alami yang disebabkan oleh adanya pigmen – pigmen alam atau zat – zat lain, sehingga diperoleh bahan putih. Pigmen – pigmen alam pada bahan tekstil umumnya terdapat pada bahan dari serat – serat alam baik serat tumbuh – tumbuhan maupun serat binatang yang tertentu selama masa pertumbuhan. Sedangkan bahan tekstil dari serat sintetik tidak perlu dikelantang, karena pada proses pembuatan seratnya sudah mengalami pemurnian dan pengelantangan, tetapi untuk bahan tekstil yang terbuat dari campuran serat sintetik dan serat alam diperlukan proses pengelantangan terutama prosesnya ditujukan tehadap serat alamnya. Untuk menghilangkan pigmen – pigmen alam tersebut hanya dapat dilakukan dalam proses pengelantangan dengan menggunakan zat pengelantangan yang bersifat oksidator atau yang bersifat reduktor. Pengelantangan dapat dilakukan sampai memperoleh bahan yang putih sekali, misalnya untuk bahan – bahan yang akan dij...

PROSES PEMASAKAN KAIN (SCOURING)

Pemasakan (Scouring) yaitu merupakan bagian dari persiapan pencelupan dan pencapan. proses untuk menghilangkan kotoran alamyang berupa lemak, minyak, lilin dan kotoran lainnya yang menempel pada bahan.   Apabila komponen – komponen tersebut dapat dihilangkan maka proses selanjutnya seperti pengelantangan, pencelupan, pencapan dan sebagainya dapat berhasil dengan baik. Hal ini ditujukan untuk mendapatkan kain dengan daya serap yang baik, pemasakan pada serat alam berfungsi untuk menghilangkan lemak yang dapat menghalangi penyerapan bahan terhadap zat – zat pada saat proses, sedangkan untuk serat buatan, kemurnian seratnya lebih tinggi sehingga   fungsi pemasakan dapat disamakan dengan pencucian biasa untuk menghilangkan kotoran – kotoran pada kain. Pada dasarnya pemasakanserat alam dilakukan dengan alkali, alkali akan mengubah lemak menjadi sabunyang larut dalam air, reaksi pembentukan sabun disebut safonifikasi. Pada proses pemasakan bahan dari serat kapas terjadi hal – ha...